ALAT INTERAKTIF · 219 NEGARA

Di mana posisi Anda pada kurva Laffer?

Kurva Laffer menyatakan: di suatu titik antara 0% dan 100% terdapat tarif pajak yang memaksimalkan penerimaan, dan melampaui titik itu penerimaan menurun. Geser penghasilan Anda dan lihat posisi Anda di antara 219 yurisdiksi.

Pada 1974, ekonom Arthur Laffer menggambarkan sebuah prinsip sederhana di atas selembar tisu di Washington, berhadapan dengan Donald Rumsfeld dan Dick Cheney. Pada tarif pajak 0%, negara tidak memungut apa pun; pada 100% juga nihil, karena tidak ada yang bekerja secara resmi. Di antara kedua ekstrem itu terdapat puncak penerimaan.

Menurut CPB (Jacobs, Jongen & Zoutman, 2013, 'Over de top'), puncak penerimaan Belanda berada di sekitar 49%. Tarif statutori Box 1 adalah 49.5%, tepat di puncak. Di atas 55% (Denmark 55.9%, Finlandia 56.95%), pajak yang lebih tinggi menghasilkan lebih sedikit, bukan lebih banyak, menurut Trabandt & Uhlig (2011, Journal of Monetary Economics).

Alat ini menunjukkannya untuk penghasilan spesifik Anda. Geser jumlahnya, pilih negara asal dan negara tujuan, dan penanda bergerak di sepanjang kurva. Semua tarif berasal langsung dari otoritas pajak nasional 219 negara (HMRC, IRS, BMF, Belastingdienst, Agenzia delle Entrate, dan lainnya).

Kerugian (pajak lebih tinggi)11,811/thn-19.7 pp
Penghasilan bruto bulanan5,000/bln
€ 1.5k€ 5k€ 15k€ 30k

sisi menanjak: penerimaan lebih tinggi

Kurva Laffer: penerimaan pajak per tingkat tarifKurva asimetris dengan pita ketidakpastian. Sumbu Y: penerimaan teoretis (dinormalisasi). Sumbu X: tarif marginal 0-100%. 69 negara asal (merah) dan 219 negara tujuan (hijau) sebagai penanda bendera pada tarif tertinggi statutori masing-masing.🇺🇸🇵🇹0%25%50%75%100%Tarif marginal
Asal (F)Tujuan (T)Zona puncak penerimaan

Statutori vs. rezim: Perbandingan ini menampilkan tarif tertinggi statutori (perbandingan setara). Rezim khusus (PT IFICI, IT impatriati, ES Beckham, CY non-dom, NL 30%-ruling, GE Small Business, TH LTR-visa) sering kali menurunkan beban efektif secara signifikan, tetapi tidak berlaku untuk semua orang: hitung situasi Anda di kalkulator.

Sumber resmi per negara (218)

Sumber

  1. CPB Policy Brief 2013/04Jacobs/Jongen/Zoutman, "Over de top": tarif tertinggi pemaksimalan penerimaan Belanda pada 49% (statutori 49.5% = tepat di puncak).
  2. Trabandt & Uhlig 2011, JME"How Far Are We From The Slippery Slope? The Laffer Curve Revisited": tarif pemaksimalan penerimaan di negara maju antara 49 dan 55%.
  3. Diamond & Saez 2011, JEP"The Case for a Progressive Tax": formula untuk tarif tertinggi optimal menggunakan koefisien Pareto dan elastisitas perilaku.

Model ilustratif dengan kurva yang distilisasi. Puncak 49% adalah estimasi tengah CPB untuk Belanda (Jacobs/Jongen/Zoutman, 2013). Letak puncak yang tepat bergantung pada perilaku: jika penghasilan nyaris tidak merespons tarif, puncaknya bergeser menuju 73% (Diamond-Saez); semakin mobile Anda, semakin rendah titik balik pribadi Anda.

Bukan nasihat. Data riset, bukan prediksi. Beban pajak didasarkan pada tarif statutori publik; beban efektif berbeda karena pengurangan dan iuran jaminan sosial. Pita ketidakpastian mencerminkan rentang estimasi empiris ETI (0.2 hingga 0.5).

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa sebenarnya kurva Laffer itu?
Sebuah grafik yang menggambarkan hubungan antara tarif pajak dan penerimaan pajak. Pada 0% dan 100%, penerimaan adalah nol. Di antara keduanya terdapat puncak: lokasi tepatnya bergantung pada elastisitas perilaku dan distribusi penghasilan. Estimasi empiris untuk negara maju berada antara 49% dan 55%.
Seberapa akurat angka-angka ini?
Tarif marginal berasal langsung dari otoritas pajak nasional (Belastingdienst untuk NL, BMF untuk DE, HMRC untuk UK, dsb.). Bentuk kurva dikalibrasi terhadap CPB 2013 untuk Belanda dan selaras dengan Trabandt-Uhlig 2011 untuk pita internasional. Ini adalah indikasi arah, bukan nasihat pajak pribadi.
Mengapa menampilkan tarif statutori, bukan tarif efektif?
Untuk perbandingan internasional, kita membutuhkan perbandingan yang setara. Tarif statutori bersifat publik dan didefinisikan secara seragam. Tarif efektif berbeda per orang (pengurangan, rezim, iuran jaminan sosial). Rezim khusus seperti PT IFICI, IT impatriati, ES Beckham, atau CY non-dom sering kali menurunkan beban secara signifikan: hitung situasi Anda di kalkulator Freedom Score kami.
Apakah kurva Laffer itu nyata?
Prinsip mekanisnya (0% dan 100% sama-sama menghasilkan nol) tidak diperdebatkan. Satu-satunya pertanyaan adalah di mana puncaknya berada. Estimasi berkisar dari 43% (elastisitas perilaku tinggi) hingga 73% (elastisitas rendah, Diamond-Saez 2011). Konsensus ilmiah: antara 49% dan 55% untuk negara maju.